Pages

Tuesday, April 22, 2014

Penggolongan Bahan Galian


umber daya alam yang tidak dapat diperbarui sebagian besar didapat dari bahan galian. Bahan galian memiliki jenis dan klasifikasi tersendiri. 
Menurut cara pembentukannya, bahan galian dibedakan menjadi sebagai berikut.
Bahan-bahan galian terbagi atas tiga golongan : 
a. Golongan bahan galian yang strategis adalah : 
 - minyak bumi, bitumen cair, lilin bumi, gas alam; 
 - bitumen padat, aspal; 
 - antrasit, batubara, batubara muda; 
- uranium, radium, thorium dan bahan-bahan galian radioaktip 
lainnya; 
 - nikel, kobalt; 
 - timah. 
b. Golongan bahan galian yang vital adalah: 
 - besi, mangaan, molibden,khrom, wolfram, vanadium, titan; 
 - bauksit, tembaga, timbal, seng; 
 - emas, platina, perak, air raksa, intan; 
 - arsin, antimon, bismut; 
 - yttrium, rhutenium, cerium dan logam-logam langka lainnya; 
 - berillium, korundum, zirkon, kristal kwarsa; 
 - kriolit, fluorspar, barit; 
 - yodium, brom, khlor, belerang. 
c. Golongan bahan galian yang tidak termasuk golongan a atau b adalah. 
 - nitrat-nitrat, pospat-pospat, garam batu (halite); 
 - asbes, talk, mika, grafit, magnesit; 
 - yarosit, leusit, tawas (alum), oker; 
 - batu permata, batu setengah permata; 
 - pasir kwarsa, kaolin, feldspar, gips, bentonit; 
- batu apung, tras, obsidian, perlit, tanah diatome, tanah serap 
(fullers earth); 
 - marmer, batu tulis; 
 - batu kapur, dolomite, kalsit; 
- granit, andesit, basal, trakhit, tanah liat, dan pasir sepanjang  tidak mengandung unsur-unsur mineral golongan a maupun  golongan b dalam jumlah yang berarti ditinjau dari segi ekonomi pertambangan. 

Berdasarkan PP No 27 Tahun 1980

1 comment: